Alhamdulillah yaaa... :-) nafas yg selalu berhembus tanpa kita minta Dan tak pernah mengabarinya kpn ia pergi. Air mata pun tak pernah absen untuk selalu menghibur kita saat sedih. Begitu segar begitu dingin Dan cukup untuk mendinginkan panasnya hati dalam kesedihan. Secuil harta pun dapat aku rasakan Dari jerih payahku. Saat itu aku masih menjadi seorang anak Dari seorang ibu yg sudah tua yg telah ditinggalkan oleh suaminya Dan merasa bertanggung jawab untuk menyekolahkan anaknya. Sungguh bangga aku punya IBU yg memberi contoh kepadaku akan kesabaran dalam menjalani hidup. Dengan kemampuan yg dimiliki seorang IBU berusaha dalam keseharian berjualan nasi bungkus untuk menghidupi anak anaknya yg masih sekolah yg masih membutuhkan uang Saku. Dengan jalan kaki terus menyusuri jalan Dan menawarkan barang dagangannya yg berupa nasi bungkus 500 s/d 1000 an. Berangkat dengan membawa dagangan Dan pulang membawa belanja yg akan dibuat untuk dagangan esok hari. Setiap hari berdoa Dan berdoa untuk anak anaknya supaya menjadi orang yang berilmu. Dalam ekonomi yang lemah begitu aku rasakan bahwa takdir sungguh adil. Dan Tuhan selalu menjawab semua hambanya yang mau berusaha Dan berdoa. I miss my mom. :'). Aku teringat saat aku membawa nasi bungkus IBU dari kampung ke kota dengan kereta angin sambil memakai seragam sekolahku. Aku tau Alloh maha pengasih lagi Omaha penyayang.
Minggu, 08 Juni 2014
Jumat, 06 Juni 2014
55 days
Sabtu. 7 juni 2014. Sendiri dlm sunyi. Membuka pikiranku untuk menjadi elang yang akan terus terbang mecari jati diri sebagai penakluk alam raya yg tercipta untukku.
#spiritofimagine
Langganan:
Postingan (Atom)